Temuan Terbaru Situs Gunung Padang: Struktur Fondasi dan Usia Lebih Kuno dari Piramida Giza

Penelitian terbaru yang dilakukan di Situs Megalitikum Gunung Padang, Kabupaten Cianjur, kembali menghadirkan fakta-fakta menarik tentang salah satu warisan prasejarah paling misterius di Indonesia. Setelah tiga bulan penggalian dan pengambilan sampel, para peneliti berhasil mengungkap bukti baru tentang usia serta struktur bangunan bawah tanah situs ini. 

Menurut ketua tim penelitian, Ali Akbar, hasil uji karbon menunjukkan bahwa bagian luar struktur yang terlihat saat ini diperkirakan berasal dari sekitar 6.000 SM — menjadikan situs ini lebih tua dibandingkan Piramida Giza di Mesir yang berusia sekitar 4.500 tahun. Temuan ini semakin memperkokoh dugaan bahwa Gunung Padang bukan sekadar punden berundak biasa, tetapi sebuah area kompleks yang mengalami pembangunan bertahap dari waktu ke waktu.

Penelitian juga menemukan susunan batu berbentuk bulat di kedalaman sekitar 4 meter. Bentuk ini berbeda dari pola batu segi lima yang tampak di permukaan, dan diyakini merupakan bagian dari fondasi struktur kuno yang lebih tua dan luas. Para ahli memperkirakan struktur ini merupakan landasan yang kemudian ditambah dengan bangunan lain di atasnya pada periode-periode berikutnya. 

Selain pengungkapan usia dan struktur fondasi, tim peneliti juga telah menyiapkan rencana pemugaran bertahap. Aktivitas pemugaran awal dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025, dengan proses yang direncanakan berjalan sekitar satu bulan. Setelah itu, penelitian lanjutan dan pemugaran skala lebih besar dijadwalkan pada 2026, yang diharapkan dapat menghadirkan wawasan lebih dalam mengenai sejarah dan fungsi situs ini. 

Gunung Padang menjadi sorotan karena bukan sekadar situs arkeologi biasa, tetapi juga pusat perdebatan ilmiah tentang asal-usulnya dan peranannya dalam sejarah manusia di Asia Tenggara. Penelitian terbaru ini memberikan bukti kuat bahwa situs tersebut memiliki lapisan sejarah yang sangat tua dan kompleks, membuka peluang baru untuk memahami peradaban kuno di wilayah Nusantara.

Share Yuk

Leave a Replay