Semeru Kembali Aktif: Letusan Siang Ini Hasilkan Kolom Abu Sekitar 400 Meter

Gunung Semeru, gunung berapi aktif yang terletak di Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Rabu pagi, 4 Februari 2026. Pengamatan visual dari Pos Pengamatan Gunung Api Semeru melaporkan bahwa letusan kali ini menghasilkan kolom abu yang membumbung setinggi sekitar 400 meter di atas puncak, atau sekitar 4.076 meter di atas permukaan laut.

Letusan yang terjadi sekitar pukul 07.46 WIB itu terekam tidak hanya secara visual, tetapi juga dikonfirmasi oleh Badan Geologi melalui kanal resminya sebagai peringatan dini bagi masyarakat di sekitar kawasan gunung. Kolom abu tersebut tampak berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang, dan arah sebarannya mengikuti pola angin saat kejadian.

Seiring erupsi berlangsung, petugas pemantau terus melakukan observasi intensif untuk memastikan kondisi perkembangan aktivitas vulkanik berikutnya. Status gunung tetap diawasi ketat oleh otoritas, mengingat Semeru sebelumnya sudah menunjukkan fase aktivitas tinggi dalam beberapa periode terakhir tahun ini.

Imbauan Keselamatan

Badan Geologi dan PVMBG kembali mengimbau masyarakat untuk mematuhi rekomendasi keselamatan, khususnya:

  • Hindari aktivitas di sektor tenggara, terutama di sepanjang sungai Besuk Kobokan, dalam radius sampai sekitar 13 kilometer dari puncak.

  • Di luar radius itu pun, warga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai karena potensi perluasan awan panas atau aliran lahar dingin masih ada.

Kejadian ini menjadi bagian dari serangkaian aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang terus dipantau secara real-time demi keselamatan masyarakat di sekitar zona rawan. Aktivitas vulkanik seperti letusan kolom abu, guguran lava, atau awan panas dapat berubah dengan cepat, sehingga kehati-hatian dan kepatuhan terhadap imbauan tetap menjadi langkah penting.

Share Yuk

Leave a Replay