Merapi Tunjukkan Aktivitas Tinggi 13 Desember 2025: Puluhan Guguran Lava dan Ratusan Gempa Terpantau

Pada 13 Desember 2025, Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah kembali memperlihatkan aktivitas vulkanik yang signifikan sepanjang hari. Hasil pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat operasi gunung api ini masih dinamis, dengan ratusan kejadian gempa dan guguran material panas. 

Data resmi menunjukkan bahwa Merapi mengalami 84 kali guguran lava pijar sepanjang periode pengamatan. Di antara kejadian tersebut, 11 di antaranya berupa aliran lava pijar yang meluncur ke arah barat daya gunung, mencapai jarak maksimum sekitar 1.900 meter. Hal ini menunjukkan bahwa suplai magma di dalam tubuh gunung masih aktif dan mampu memicu keluarnya material pijar dalam jumlah besar.

Selain guguran lava, BPPTKG juga mencatat beragam jenis gempa, termasuk gempa guguran dengan amplitudo mencapai puluhan milimeter, gempa low frekuensi, serta puluhan gempa hybrid/fase banyak — yang mencerminkan gangguan energi vulkanik di bawah permukaan. 

Meski aktivitas di permukaan terlihat tenang secara visual dan kabut kadang menyelimuti puncak sehingga menyulitkan pengamatan langsung, data seismik memperlihatkan dinamika yang tidak ringan. Gempa-gempa tersebut menjadi indikator bahwa tekanan magma tetap tinggi dan potensi perubahan aktivitas masih terbuka. 

Gunung Merapi tetap berada pada status Level III (Siaga), sehingga otoritas dan pemantau vulkanik terus mengimbau masyarakat dari wilayah Sleman, Magelang, Boyolali, maupun Klaten untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya guguran lava, awan panas, serta lahar hujan — terutama di radius yang sudah masuk dalam zona aman. 

Potensi bahaya terbesar tetap berkisar pada sektor barat daya dan selatan barat daya, termasuk aliran Sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, hingga wilayah Kali Woro dan Kali Gendol, yang selama ini menjadi jalur turun material panas pada periode aktivitas tinggi. 

 

Share Yuk

Leave a Replay