Merapi Masih Aktif 19 Desember 2025: Puluhan Guguran dan Lava Meluncur Hampir 2 Km

Pada 19 Desember 2025, Gunung Merapi — yang membentang di batas Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah — kembali memperlihatkan aktivitas vulkanik yang intens. Pengamatan dari Badan Geologi melalui sistem MAGMA-VAR mencatat aktivitas yang sangat dinamis sepanjang periode 00.00–24.00 WIB. 

Selama pengamatan 24 jam itu, gunung setinggi 2.968 meter di atas permukaan laut ini mengalami 82 kali gempa guguran yang mencerminkan material panas turun dari kubah lava. Selain itu, tercatat 5 kali guguran lava yang mengalir ke beberapa sungai di lereng Gunung Merapi — termasuk Kali Sat/Putih dan Kali Krasak — dengan jarak luncur maksimal sekitar 1,9 kilometer. 

Secara visual, kondisi cuaca di sekitar puncak bervariasi antara cerah hingga berawan, dengan beberapa periode kabut tipis yang menutupi puncak. Asap kawah masih terlihat tipis dan berwarna putih, menandakan tekanan gas di dalam sistem vulkanik masih aktif meski tidak meletuskan kolom abu tinggi. 

Apa Artinya Ini untuk Warga & Wisatawan?

Badan Geologi menegaskan bahwa status Gunung Merapi tetap di Level III (Siaga). Masyarakat yang tinggal di sekitar lereng gunung — termasuk wilayah Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten — diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di daerah yang berpotensi bahaya, khususnya di sepanjang aliran sungai yang berhulu di gunung tersebut.

Potensi bahaya utama pada periode ini adalah guguran lava dan awan panas guguran (APG) yang bisa turun mengikuti lembah sungai, bahkan hingga radius beberapa kilometer dari kawah. Daerah yang menjadi sorotan risiko antara lain:

  • Sungai Boyong (hingga sekitar 5 km dari puncak)

  • Sungai Bedog, Krasak, Bebeng (hingga 7 km)

  • Sungai Woro dan Gendol di sektor tenggara gunung

Larangan ini berlaku meskipun aktivitas belum menunjukkan lonjakan letusan eksplosif — justru karena material panas yang keluar secara gradual masih bisa memicu bahaya jika bercampur dengan curah hujan di musim hujan.

Share Yuk

Leave a Replay