BALI, 24 Desember 2025 – Momentum malam Natal tahun ini dimanfaatkan oleh ribuan wisatawan untuk melarikan diri dari hiruk-pikuk kota menuju ketenangan alam. Berdasarkan pantauan lapangan sepanjang hari kemarin, kawasan dataran tinggi seperti Kintamani dan Bedugul menjadi titik konsentrasi massa, meskipun cuaca kurang bersahabat menyelimuti sebagian wilayah Bali.
Kintamani dan Bedugul “Lautan Tenda”
Sejak Selasa pagi, arus kendaraan menuju Bangli dan Tabanan mengalami peningkatan signifikan. Di kawasan Kintamani, area pinggiran Danau Batur hingga perbukitan sekalipun mulai dipenuhi “lautan tenda” sejak sore hari. Para pengelola camping ground melaporkan bahwa seluruh slot pemesanan telah terisi penuh sejak satu minggu sebelum hari-H.
“Kami sudah tidak menerima tamu walk-in sejak tadi siang. Semua tenda permanen dan slot lahan sudah penuh dipesan untuk perayaan malam Natal,” ujar salah satu pengelola glamping di kawasan Songan, kemarin.
Gangguan Cuaca: Pohon Tumbang dan Jalur Evakuasi
Namun, kemeriahan ini tidak lepas dari kendala alam. Kemarin sore, sekitar pukul 15.30 WITA, hujan deras yang disertai angin kencang melanda jalur Bedugul – Singaraja. Hal ini menyebabkan sebuah pohon besar tumbang di dekat kawasan Danau Beratan yang sempat memacetkan akses utama menuju lokasi perkemahan selama dua jam.
Pihak BPBD setempat bergerak cepat melakukan evakuasi kayu dan menghimbau para pemudik yang hendak berkemah untuk ekstra hati-hati. Tercatat, beberapa kelompok pendaki mandiri terpaksa mengurungkan niat mendirikan tenda di area terbuka karena hembusan angin yang terlalu kuat dan memilih mencari perlindungan di basecamp terdekat.
Evakuasi di Lereng Gunung
Kabar mendesak juga datang dari tim SAR kemarin malam. Sebuah laporan masuk mengenai adanya pendaki yang mengalami hipotermia ringan di jalur pendakian Gunung Batur akibat paparan hujan sejak siang hari. Beruntung, tim reaksi cepat berhasil menjemput korban dan membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat dalam kondisi stabil sebelum tengah malam.
Pesisir Selatan Jadi Alternatif “Cerah”
Kontras dengan wilayah pegunungan yang basah, para pencinta alam yang memilih pesisir selatan seperti Pantai Nyanyi dan Gunung Payung mendapatkan cuaca yang lebih kooperatif kemarin. Aktivitas camping di pinggir pantai terpantau lebih santai dengan langit yang cenderung cerah, memungkinkan wisatawan menyalakan api unggun kecil untuk merayakan malam Natal di bawah bintang.
Catatan Keamanan untuk Wisatawan
Pemerintah daerah melalui dinas pariwisata terus mengingatkan agar para camper yang masih bertahan di lokasi perkemahan hingga hari ini tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak dan selalu menyiapkan perlengkapan medis serta logistik cadangan.









