Gunung Semeru Meletus Lagi 11 Desember 2025: Kolom Abu Tercatat Capai Sekitar 1,100 Meter

Gunung Semeru, puncak tertinggi di Pulau Jawa yang berlokasi di Jawa Timur, kembali menunjukkan tanda-tanda aktivitas vulkanik pada Kamis pagi, 11 Desember 2025. Erupsi terjadi sekitar pukul 06.41 WIB, ketika kolom abu vulkanik teramati membumbung hingga sekitar 1.100 meter di atas puncak gunung — yang jika diukur dari permukaan laut mencapai sekitar 4.776 meter.

Amatan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menunjukkan bahwa letusan memproduksi abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas yang termasuk sedang, dan arah sebaran abu cenderung mengarah ke barat daya. Hingga laporan dibuat, aktivitas letusan masih berlangsung. 

Sejumlah media lokal melaporkan bahwa Semeru tidak hanya mengalami satu letusan pada pagi itu, tetapi beberapa kali fenomena letusan terpantau dalam beberapa jam tersebut, menunjukkan dinamika vulkanik yang masih tinggi. 

Mengingat aktivitas Semeru masih berada di tingkat yang cukup tinggi (Level III atau Siaga) dan potensi dampak dari abu vulkanik, petugas pengamatan dari pos gunung api terus menghimbau masyarakat serta wisatawan untuk menjauhi radius bahaya, terutama di area aliran sungai dan lereng yang rentan terhadap lahar dan guguran material vulkanik. 

Erupsi ini menambah catatan panjang aktivitas vulkanik di Gunung Semeru sepanjang tahun 2025. Meskipun letusan semacam ini tidak selalu diikuti oleh evakuasi besar, tingginya kolom abu dan intensitas gempa letusan menggarisbawahi perlunya kewaspadaan terhadap kemungkinan erupsi susulan dan potensi risiko terkait fenomena alam ini. 

 Catatan Tambahan:

  • Aktivitas Semeru sejak tahun 2025 sering kali fluktuatif, dengan erupsi beberapa kali teramati dalam sehari di periode tertentu.

  • PVMBG masih memonitor kondisi gunung secara intensif dan mempertahankan status siaga karena potensi bahaya bagi wilayah bawah lereng. 

Share Yuk

Leave a Replay